Jakarta hari ini lumayan terik namun tidak begitu macet karena hari ini sabtu. aku dan motorku berangkat menuju Istora Senayan untuk melihat Islamic Book Fair (IBF). sendirian. mengautis. tidak butuh waktu banyak, sampailah ditujuan. beragam buku yang kulihat dengan label diskon 20%, 30%, 70%, harga khusus Rp. 3.500,- hingga Rp. 20.000,- dsb. kakiku menuju kearah stand yang menjual Kamus Arab-Indonesia, Indonesia-Arab dengan label tertulis Rp. 175.000,- dicoret menjadi Rp. 100.000,-, aku tertarik. kuhampiri. ku buka-buka kamus tersebut dan mba-mba penjaga stand menghampiriku.
“dari UIN mas?” ia melontar pertanyaan
aku tersenyum dan menggelengkan kepala.
ia kembali menebak dengan banyak Perguruan Tinggi Islam lain namun jawabanku tetap sama. senyum dan menggelengkan kepala.
“saya dari STIS, mba” aku jawab.
“Ooo… STIS yang dimana?” mba tersebut kembali bertanya.
aku sedikit dapat mengerti maksud “Ooo..” mba itu walaupun ia sudah jelas tak mengerti apa yang aku pikirkan bahwa ia tidak mengerti apa itu STIS.
“STIS yang deket dengan Kampung Melayu itu mba” aku senyum-senyum miris.
“Ooo… ngambil jurusan apa? Tarbiyah?” kali ini pertanyaannya membuatku pingsan. setetes keringat keluar dari kepalaku.
aku tersenyum, “bukan mba”
“terus jurusan apa? jurusan “itu” ?” aku lupa “itu” yang ia tanyakan. yang jelas jurusan di perguruan tinggi keislaman.
aku menggeleng “jurusan statistik, mba”.
“ooo…” kali ini jawabanku yang membuatnya pingsan. ia pikir aku bukan target produknya (kamus Arab-Indonesia).
“tenang mba, walaupun anak statistik tapi pernah lama belajar bahasa Arab, dulu waktu kecil aku pernah minta dibeliin Kamus Arab tapi belum sempet dibeliin ama orang tua” jawabanku menenangkannya.
untuk meyakinkannya, aku lontarkan pertanyaan, “biasanya kalau di kamus bahasa inggris itu dilengkapi tenses, kalau kamus ini ada nahwu sharaf-nya ngga mba?”
“betul sekali mas, berarti mas ngerti dong” mba ini masih saja tidak mengakuiku sebagai target produknya.
aku senyum-senyum aja. “saya dari sebelum SD juga udah ngaji kayak gituan sampe SMA bahkan, mba”.
mba itu lalu menjelaskan, contoh perubahan-perubahan bentuk kata pada bahasa Arab yang ada di Kamus tersebut.
lalu, aku ingin beli Kamus tersebut karena memang dari dulu aku pengen punya Kamus bahasa Arab agar lebih intens lagi belajar bahasa Arab dan tata bahasanya.
“don’t judge a book by its cover“
Aslmkm..
kaka, fi kasih award buat kk di blog fi..
http://adekfi.wordpress.com/awards/
cek TKP yah,, hehe..
Komentar oleh fi — 15 Maret 2011 @ 5:11 pm
wslm,,
iya fii, udah kubaca.. –
makasiiiiiiihhh yaaa….
kayanya fii nii berlebihan, aku ni bukan siapa2, :p
fii hebat…
Komentar oleh ipin — 16 Maret 2011 @ 5:29 am
itu dikirain STIS == Sekolah Tinggi Ilmu Syariah,
Sekolah Tinggi Ilmu Syariah emang ada di banyak tempat, coba aja search..
Komentar oleh anonim — 18 Maret 2011 @ 3:14 am
oohh.. yaa,
thanks infonya..
Komentar oleh arifinkasugaromio — 18 Maret 2011 @ 5:14 am
sekolah tinggi ilmu santri
*seandainya
wkwkwk
Komentar oleh dark — 18 Maret 2011 @ 7:40 pm
buahahaha… dasar mas mamat…
D
silakan mampir ke blogku yang reot ini..
Komentar oleh arifinkasugaromio — 18 Maret 2011 @ 7:42 pm